Wakil Ketua DPR Tekankan Kontraktor Abaikan K3 Harus Didenda

Radarnasional.com, Jakarta – Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal DPR RI Damayanti bersama Kepala Biro Protokol dan Kepala Biro Kerjasama Antar Parlemen DPR RI tengah menyiapkan kunjungan bilateral Parlemen Slovakia ke DPR RI, dimana didalamnya juga akan ada penandatanganan MoU antar kedua parlemen di berbagai bidang.

Hal itu disampaikan Damayanti usai menerima Duta Besar Slovakia H.E. Mr Michal Slivovic di ruang kerja Sekretaris Jenderal DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Menurut Maya, untuk kepastian kapan kedatangan Parlemen Slovakia ke DPR masih dalam tahap penyusunan, begitupula terkait isu apa yang nantinya akan menjadi pembahasan hingga terjadinya MoU.

“Ini yang sedang dibicarakan dengan kita. Tadi kami menyampaikan kepada pak Dubes, lebih baik datang pada waktu sidang. Jadi kami baru tahap penjajakan, surat sudah disampaikan ke kita. Tetapi, harus segera kita melayangkan surat undangan dan mereka akan membalas. Kira-kira Ketua Parlemen mau bertemu siapa. Jadi, kami mengalokasikan waktu untuk kunjungan di masa sidang yang akan datang atau masa sidang berikutnya, tinggal mereka pilih yang mana,” tuturnya.

Terkait materi apa yang nanti akan dibahas, Maya mengatakan bahwa seluruh materi akan disiapkan oleh Kepala Biro Kerjasama Antar Parlemen, apakah itu materi tentang politik, ekonomi, maupun hubungan antar parlemen.

Sementara itu, Kepala Biro Kerjasama Antar Parlemen Endah Retno Astuti menjelaskan, rencana kedatangan Parlemen Slovakia ke DPR adalah untuk menindaklanjuti kunjungan Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Indonesia-Slovakia yang telah mengunjungi Slovakia satu tahun yang lalu. Dalam kesempatan tersebut, sudah dibahas bahwa nantinya akan ada MoU antara kedua parlemen.

“Tadi kita sudah membahas akan ada MoU, dan tadi juga sempat dibahas dengan pak Dubes, bahwa kemungkinan akan ada penandatanganan MoU antara Ketua DPR dengan Ketua Parlemen Slovakia, tapi isunya apa ini masih akan kita cari, dan isunya menjadi common interest antara Slovakia dan Indonesia. Untuk isu saat ini, mungkin soal SDGs ya. Karena Indonesia adalah inisiator SDGs di beberapa forum. Ini akan kita dorong untuk kerja sama di kedua parlemen,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Endah menambahkan, bahwa kunjungan Parlemen Slovakia nantinya merupakan kunjungan bilateral untuk penguatan parlemen kedua negara, juga untuk membuka kerja sama di berbagai bidang.

Hal ini terkait banyaknya kunjungan komisi dan individu ke Slovakia yang juga merupakan wujud pengenalan kerja sama di berbagai bidang yang menjadi interestnya DPR. (nwi)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *