Perayaan Natal Bersama MPR, DPR, dan DPD Diapresiasi Menteri Agama

Perayaan Natal Bersama MPR, DPR, dan DPD Diapresiasi Menteri Agama

Radarnasional.com, Jakarta – Perayaan Natal Bersama tiga Lembaga negara MPR, DPR dan DPD RI diapresiasi Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin. Perayaan yang akan diselenggarakan di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta, Rabu (24/01/2018) itu mengambil tema ‘Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu’, dengan subtema ‘Kemitraan dan Kesetaraan Untuk Menghadirkan Damai Sejahtera Allah Bagi Semua’.

“Selaku Menteri Agama, saya sangat bersyukur dan berterima kasih serta memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Panitia Perayaan Natal Bersama. Ini patut kita syukuri dan kita semua mendukung tema peringatan, bagaimana kita mampu menebarkan kedamaian bagi sesama,” tutur Menag Lukman sebelum raker dengan Komisi VIII DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/1/2018).

Didampingi Anggota Komisi VIII DPR Hamka Haq dan Itet Tridjajati Sumarijanto, serta Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Setjen dan BK DPR Y.O.I Tahapari, Menag Lukman mengatakan, pesan kedamaian hakekatnya adalah pesan agama, umat Kristiani dimana sangat dianjurkan dan dituntut untuk senantiasa menjadi duta perdamaian.

“Damai adalah pesan agama. Sekali kita bersyukur, menebarkan kedamaian semakin memiliki tingkat urgensi dan relevansi yang tinggi, karena seringkali kita berada pada situasi dimana pihak-pihak terlibat konflik atau sengketa yang disebabkan hal-hal yang sangat sepele,” ujarnya.

Peringatan Natal Bersama kali ini, lanjut Menag, dimana kedamaian harus ditebarkan pada sesama di lingkungan masing-masing sesungguhnya sangat relevan. “Mudah-mudahan tidak hanya umat Kristiani, melainkan juga seluruh umat beragama punya kesadaran yang tinggi untuk kedamaian di lingkungannya masing-masing,” jelasnya.

Terkait dengan tahun politik pada peringatan Natal yang berisikan pesan perdamaian, Menag Lukman menyatakan, semua memiliki motivasi dan keinginan yang sama menebarkan kedamaian. Apalagi sekarang tahun politik dan tahun depan juga sehingga eskalasi politik semakin tinggi, karena berbagai aspirasi dikontestasikan di ruang-ruang publik secara terbuka.

“Maka saat ini tepat kedamaian kita tebarkan. Pesan saya, bagaimana agama bisa dikembalikan pada esensi dan substansi yang sesungguhnya. Bahwa hakekat agama adalah menebarkan kasih sayang, mewujudkan kedamaian bagi sesama serta memanusiakan manusia. Jadi janganlah kepentingan politik praktis, kemudian menyeret atau menggunakan agama yang justru untuk memecah- belah kita. Selamat Natal, Selamat Tahun Baru, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati kita semua,” pesan Menag Lukman. (nwi)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *