Legislator Pertanyakan Tim Film Turah Gagal Berangkat ke Oscar

Radarnasional.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mempertanyakan Tim Film Turah yang gagal diberangkatkan ke Oscar. Ia menyayangkan hal tersebut, mengingat film itu cukup bermutu tetapi tidak mendapatkan kesempatan untuk promosi di ajang tersebut.

Fikri mengatakan, pihaknya mendapat informasi bahwa tim tersebut tidak berangkat karena terkendala di Sekretariat Negara (Setneg). “Menurut Wisnu (sutradara Turah), dia sudah dapat visa ke AS. Kalau hanya tim film, saya kira sangat mudah untuk berangkat karena Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berkomitmen untuk itu,” urai Abdul Fikri melalui keterangan pers yang diterima Parlementaria, Rabu (10/01/2018).

Lebih lanjut, Fikri menengarai ada sebab lain yang menjadikan Wisnu dkk batal berangkat. Bisa jadi ini karena sebab lain, misalnya tim pendamping terlalu banyak, jadi dianggap tidak efisien.

“Mestinya hal semacam ini tidak terjadi. Ini film sudah internasional skalanya, harusnya bisa pamer dan promosi kepada kandidat dari negara-negara lain,” ungkapnya.

Fikri berharap, Setjen Kemendikbud ataupun Bekraf dan Setneg di waktu yang akan datang harus berkoordinasi secara intensif untuk memajukan perfilman di Indonesia ini. Film adalah salah satu dari 16 sub sektor ekonomi kreatif yang masih harus terus digenjot pemerintah.

Film Turah merupakan film yang disutradarai Wicaksono Wisnu Legowo, bercerita tentang konflik yang terjadi di kampung terpencil dan dibawakan dengan dialek Tegal. Film ini juga mengambil talenta lokal sebagai pemain-pemainnya.

Tim penyeleksi dari Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) telah memilih Turah sebagai film yang mewakili Indonesia pada kategori Film Bahasa Asing pada ajang Academy Awards atau Oscar dan bersaing dengan 91 film lainnya. Namun sayang, akhir tahun lalu, tim seleksi Oscar sudah mengumumkan seleksi tahap pertama dan Turah tidak masuk di dalamnya. (nwi)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *