Pesan Positif Teddy Adhitya Lewat Single Keduanya “Let Me”

Radarnasional.com, Jakarta – Fenomena sosial saat ini banyak orang lebih sibuk menanggapi hal-hal negatif ketimbang mempedulikan sekitarnya. Hal itulah yang memantik Teddy untuk membuat sebuah lagu yang memiliki pesan moral bagi diri sendiri. Bahkan dalam ungkapan lagu “Let Me” dijadikannya sebagai medium pengingat dan kontemplasi dalam menjalani kehidupannya.

Lagu kedua berbahasa Inggris ini, menjadi pernyataan sikap Teddy dalam bermusik. Ia yang terbiasa menulis lagu dengan bahasa Inggris mengatakan dengan cara penulisan tersebut bisa mempermudah penyampaian pesan lagu ke seluruh dunia. Dibandingkan dengan “In Your Wonderland” (single pertamanya).

Teddy mengatakan ada banyak perbedaan yang sangat signifikan dengan lagu Let Me secara teknis, mulai dari sound drum, gitar, dan teknis rekaman lainnya. Di lagu ini terdengar lebih akustik, sing along, dan padat secara atmosfer. Kemudian perbedeaan yang paling signifikan adalah pada penggnaan frekuensi 432 Hz yang biasanya banyak instrumen bermain dalam frekuensi 440 Hz.

Unsur akustik memang dieksplorasi secara mendalam oleh Teddy. Bahkan untuk suara kick drum, ia gunakan sebuah papan yang ada rongga di bawahnya dan kemudian ia lompat-lompat di atasnya. Suara tersebut yang direkam dan dijadikan sampling. Lalu bunyi tepuk tangan juga direkam secara manual dari delapan orang teman-teman yang menghadiri sesi rekaman.

Mereka juga merekam suara masing-masing untuk mengisi bagian reff lagu Let Me. Lebih lanjut, Teddy meyakinkan dua lagu yang dilepas menuju perilisan album nanti sama sakali tidak merangkum isi album tersebut.

“Karena isi albumnya bakalan varatif, banyak eksplorasi yang saya lakukan di album nanti dari track ke track, dua lagu tersebut yang paling dekat rasanya kalau mau digambarkan. Sisanya selain dua lagu itu cukup jauh berbeda, banyak kejutan dan pengalaman mendengarkan musik yang berbeda,” janjinya.

Berkat respon positif yang didapat pada single sebelumnya, ketika banyak orang yang mendadak suka lagu R ‘n B, ia percaya bahwa musik yang dibuatnya akan memilih audiencenya sendiri. In Your Wonderland sudah mencapai orang-orang yang dituju meskipun belum besar.

Untuk menimati lagu ini, sudah ada di digital stores seperti iTunes, Spotify, Yonder Music, Deezer, Amazon, JOOX, dll. Lalu rencana untuk pendistribusian album fisik, selain akan dijual sendiri (direct selling), Teddy akan bekerjasama dengan Demajors. (syf/rdn)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *