Pemerintah Dorong Industri Otomotif Gunakan Komponen Lokal

Radarnasional.com, Bekasi – Industri komponen otomotif terus tumbuh seiring peningkatan produksi dan penjualan kendaraan di Indonesia. Apalagi pemerintah giat mendorong industri otomotif nasional untuk memacu penggunaan komponen lokal.

“Secara keseluruhan, saat ini terdapat 1.500 perusahaan komponen otomotif di Indonesia yang terbagi dalam Tier 1, Tier 2 dan Tier 3,” kata Sekjen Kementerian Perindustrian Syarif Hidayat pada peresmian pabrik PT. Toyota-Denso (TD) Automotive Compressor Indonesia di Cikarang, Bekasi.

Sekjen meyakinkan, beroperasinya pabrik pertama PT. TD Automotive Compressor Indonesia (TACI) ini akan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional karena perusahaan menambah investasi, karyawan, serta meningkatkan jumlah pemasok komponen lokal dalam kegiatan produksi industri di Tanah Air.

“Secara umum, pabrik ini akan mendukung pertumbuhan industri nasional dan khususnya mendorong kinerja sektor otomotif kita dapat tumbuh positif,” ujar Syarif. Untuk perkembangan industri kendaraan roda empat di dalam negeri, lanjutnya, total penjualan mencapai 1 juta unit dan produksi sebesar 1,1 juta unit pada tahun 2015.

Sedangkan, dari sisi nilai investasi, industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih serta sukuc adang dan aksesorisnya mencatatkan penanaman modal asing (PMA) sebanyak USD 1,4 juta dan untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) sekitar Rp 930 miliar pada tahun 2015.

“Pada kesempatan ini,kami memberikan apresiasi kepada PT. TD Automotive Compressor Indonesia atas kepercayaannya untuk berinvestasi dan kesungguhannya dalam membangun dan mengembangkan industri komponen kendaraan di Indonesia,” papar Syarif.

Sementara itu, Presiden Direktur PT. TD Automotive Compressor Indonesia (TACI) Ryuya Ogiso menyampaikan, pabrik yang dibangun sejak Januari 2011 dengan luas pabrik 4,3 hektar (ha) di atas area lahan 10 ha ini akan memproduksi komponen otomotif khususnya kompresor AC mobil dengan clutch.

“Perusahaan ini merupakan joint venture dari Toyota Industries Corporation (50,1%), Astra Otoparts (25,7%), Denso International Asia (20%), dan Toyota Tsusho Indonesia (4,2%),” ungkap Ryuya. Nilai investasi pembangunan pabrik hingga September 2016 ini sebesar Rp 1,15 triliun dan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 1.928 orang.

Sampai tahun 2016, kapasitas TACI telah mencapai 3-4 juta unit kompresor per tahun untuk pasar original equipment manufacturer (OEM), yaitu ke beberapa konsumen Agen Tunggal Pemegang MerekATPM baik di pasar domestik maupun luar negeri seperti Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, Suzuki, Perodua, Ford, dan General Motors.

“Kami memanfaatkan momentum untuk berinvestasi di Indonesia karena iklim usahanya yang kondusif dan daya saing industri otomotifnya semakin meningkat,” ujarnya. Di samping itu, pihaknya berupaya menjadikan pabrik ini sebagai wahana transfer teknologi serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia di sektor industri otomotif.

Hal tersebut disambut baik oleh Kemenperin, karena menurut Syarif, kata kunci dalam memenangkan persaingan global industri otomotif saat ini adalah adanya upaya-upaya kreatif dan inovatif yang dilakukan secara konsisten dan berkerlanjutan. “Oleh karena itu, pengembangan SDM yang berkualitas menjadi penting, selain penyediaan infrastruktur pendukung,” jelasnya.

Syarif pun meminta PT. TD Automotive Compressor Indonesia agar terus mengembangkan kreativitas dan melakukan inovasi melalui peningkatan kemampuan SDM lokal secara maksimal dalam kegiatan produksi agar produk yang dihasilkan semakin berdaya saing di pasar lokal maupun global. (ham)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *