Bupati Canangkan Nunukan Membaca

Radarnasional.com, Nunukan – Gerakan Indonesia Membaca (GIM) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (GIM) di 31 kota dan kabupaten mendapat respons positif di berbagai daerah. Di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara misalnya, program GIM disambut dengan program Nunukan Membaca.

Program Nunukan Membaca ini dicanangkan dan diresmikan dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid, di Lapang Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0911, Desa Binusan, Senin (10/10/2016). Program Nunukan Membaca ini juga diikuti aksi Desa Binusan sebagai Kampung Literasi.

Acara ini dihadiri oleh Asisten Dua Bidang Ekonomi Pembangunan, Suprianto; Dandim 0911 Nunukan, Letkol Kav. Valian Wicaksono; Kapolres Nunukan, AKBP Pasma Royce; Danlanal Letkol Laut P Hreesang Wisanggeni; Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Nunukan; Sekdisdik Akhmad; Kasi PAUD Isna Farida; Camat Nunukan; rombongan PAUD Dikmas Kemendikbud; serta praktisi perbankan.

Acara yang dihadiri ratusan pelajar dari tingkat PAUD/TK sampai perguruan tinggi ini juga dihadiri para kepala sekolah, guru, relawan Nunukan, pegiat, pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM), pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), dan para pemuka masyarakat.

Bupati Nunukan dalam sambutannya yang dibacakan Asda II Suprianto, mengatakan, Pemkab Nunukan menyambut baik dilaksanakannya program GIM di Nunukan. Mengingat membaca merupakan salah satu cara untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan untuk memperbaiki mutu kehiduan setiap orang.

“Dengan membudayakan membaca baik dari sisi usia dini, dewasa, maupun orangtua, dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, berwawasan luas, dan berkompeten. Pendidikan merupakan sektor penting dan sangat berperan dalam pembangunan bangsa untuk memperbaiki kondisi sekarang, hari esok, dan masa depan ke arah yang lebih baik,” katanya.

Bupati menegaskan, program GIM secara khusus di Kabupaten Nunukan dibentuk dalam rencana aksi daerah yang tidak hanya di wilayah Nunukan saja. Akan tetapi kita galakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Nunukan.

“Hal itu penting dilaksanakan mengingat kita berada di kawasan perbatasan yang butuh literatur untuk menciptakan sumberdaya manusia yang cerdas dan kita juga perlu mengurangi jumlah buta aksara di daerah kita. Dalam hal ini saya minta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan untuk terus menggulirkan kegiatan tersebut,” jelasnya.

Pencanangan Nunukan Membaca untuk program GIM yang melibatkan berbagai pihak dan lintas sektoral. Acara juga dimeriahkan dengan bazaar, atraksi seni budaya pelajar dan Bunda PAUD, serta pembagian hadiah untuk pemenang tujuh lomba. Di antaranya lomba menulis pengalaman, menulis cerita isi buku, menulis dongeng cerita rakyat, menulis surat, membaca puisi, menulis artikel tingkat SMA, dan hadiah bagi juara membuat produk olahan bagi ibu-ibu rumah tangga.

Rangkaian acara diisi pula dengan penyerahan bantuan dana stimulan dan buku-buku bagi TBM oleh tim Kemendikbud, dan diakhiri dengan sarasehan yang dilaksanakan di sekretariat Kampung Literasi Desa Binusan. (cep/res)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *