Tingkatkan Daya Saing, LIPI Ajak Budayakan Standar Mutu dan Keselamatan

Radarnasional.com, Tangerang Selatan Mutu dan keselamatan merupakan dua hal yang menjadi keharusan dalam menciptakan produk dan layanan dalam pembangunan di Indonesia. Mutu sangat terkait dengan kualitas, sedangkan keselamatan melekat pada proses penjaminan mutu. Untuk semakin meningkatkan daya saing produk dan layanan yang dihasilkan, negeri ini harus mampu menerapkan aspek mutu dan keselamatan atas penggunaan produk secara terintegrasi. “Dalam lingkup nasional, untuk mewujudkan kehidupan bangsa berdaya saing yang mengandalkan kemampuan dan kekuatan sendiri, maka seluruh aset nasional harus memiliki mutu dan daya saing internasional,” ujar Kepala LIPI, Iskandar Zulkarnain.

Iskandar mengatakan, aspek mutu dan keselamatan atas penggunaan produk perlu diimplementasikan dan ditingkatkan terus-menerus sehingga tercipta kerangka kerja berbudaya mutu dan keselamatan. “Apabila sudah menjadi budaya, maka mutu dan keselamatan akan melekat pada setiap basis industri kita,” terang Iskandar. Budaya ini pada akhirnya akan mampu menambah nilai produk dan layanan industri Indonesia yang pada akhirnya mendongkrak pembangunan nasional.

Dikatakannya, meningkatkan kemakmuran negara bukan hal yang mudah, namun hal tersebut akan tercapai apabila memiliki sumber daya manusia (SDM) yang bermutu dan memiliki keunggulan daya saing. “Pembangunan Indonesia diharapkan mengarah pada penguasaan dan pemanfaatan iptek melalui penelitian dan pengembangan. Sehingga kita menuju inovasi berkelanjutan dan peningkatan infrastruktur,” lanjutnya.

Kepala P2 SMTP LIPI, Agus Fanar Syukri menjelaskan, untuk membudayakan mutu dan keselamatan sebagai salah satu standar produk dan layanan, diperlukan penggalian ide dan alih pengetahuan terkait isu strategis. “Ide konstruktif diperlukan untuk membangun riset yang mampu mengembangkan pola pikir masyarakat dan berdaya saing nasional,” terangnya.

Agus menambahkan, kegiatan AMTeQ kali ini akan menggali tentang standardisasi mutu dan keselamatan sebagai landasan membangun Indonesia maju. “Sistem mutu dan pengujian berbasis iptek sangat diperlukan saat ini untuk meningkatkan kehidupan bangsa yang berdaya saing dan selaras dengan perkembangan global,” terangnya.

Sebagai informasi, kegiatan AMTeQ 2016 mengangkat tema Budaya Mutu dan Keselamatan untuk Indonesia Maju. Hadir sebagai pembicara adalah Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dengan topik Penjaminan Mutu dalam Riset dan Pengembangan Intrumen Berteknologi Mutakhir. Sedangkan pembukaan kegiatan ini dilakukan oleh Kepala LIPI. Salah satu tujuan diselenggarakanya AMTeQ adalah untuk mempertemukan akademisi, praktisi, pelaku industri, pengambil keputusan untuk saling bertukar ide dan gagasan tentang isu strategis meningkatkan daya saing produk Indonesia melalui pendekatan mutu dan teknologi pengujian. “Pertemuan ini diharapkan dapat memberikan masukan yang menjawab isu  pengembangan produk berbasis inovasi di era teknologi mutakhir saat ini,” pungkas Agus. (LIPI)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *